Dalam membangun suatu bangunan pastinya semua orang ingin menggunakan bahan-bahan yang kokoh yang mana bisa membuat bangunan yang dibangunnya bertahan selamanya. Batu bata yang mana digunakan sebagai bahan bangunan utama haruslah kuat. Perbandingan antara bata merah dengan bata ringan yang mana merupakan jenis batu bata yang ada akan disajikan melalui kelebihan dan juga kekurangannya sehingga akan diketahui mana yang lebih baik diantara keduanya untuk dijadikan sebagai bahan bagunan rumah. Bahan material dalam pembuatan rumah memang perlu disesuaikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terutama melihat kondisi lingkungan dari bangunan yang tengah di bangun. Tidak semua tempat sama, membuat rumah juga tidak bisa sama. Misalkan saja daerah pegunungan, rawan banjir, rawan gempa, dsb. Penggunaan material yang sesuai akan membuat bangunan lebih awet.

Jenis batu bata memang saat ini ada 3 jenis yakni bata merah, batako, dan juga bata ringan. Ketiganya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika melihat rumah jaman dulu hingga sekarang, tidak banyak mengalami perubahan dalam bahan yang digunakan. Meskipun banyak alternative lain namun batu bata masih menjadi andalan masyarakat Indonesia dalam membangun sebuah bangunan. Perbandingan bata merah dengan bata ringan jelas terlihat nyata baik fisik maupun karakteristik. Batu bata bisa lebih terkenal dikarenakan kelebihannya sebagai berikut :

  1. Batu merah mudah dicari dan murah
  2. Batu merah merupakan bentuk batu yang ideal bentuknya dan mudah di pasang
  3. Batu bata mudah di potong dam membantuk suatu bidang kecil
  4. Tidak membutuhkan jenis perekat khusus
  5. Bata merah tahan terhadap api sehingga tidak mudah terbakar

Namun demikian bata ringan juga memiliki kelebihan diantarany :

  1. Bentukny yang simetris dan rapi
  2. Ringan sehingga mudah diangkut
  3. Tidak membutuhkan banyak perekat
  4. Bahannya kedap terhadap air
  5. Kuat akan tekanan yamg tinggi
  6. Mampu bertahan saat terjadi gempa

Perbandingan bata merah dengan bata ringan tidak hanya bisa dilihat dari segi keuntungannya saja. Jika ingin nengetahui bahan mana yang terbaik, maka juga harus tahu kekurangan dari bahan-baha tersebut sehingga bisa menghindari adanya kerusakan di kemudian hari saat sebuah bangunan itu sudah di bangun. Berikut ini adalah kekurangan bata merah yakni :

  1. Mudah menyerap cuaca, baik panas atau dingin
  2. Bentuknya yang tidak simetris sangat susah di bentuk
  3. Membutuhkan banyak sekali perekat
  4. Batu bata ini cukup berat sehingga memberatkan bangunan

Kekurangan bata ringan yakni sebagai berikut :

  1. Ukuran yang dimilikinya sangat boros
  2. Dalam pembuatan olahannya menggunakan semen khusus yakni semen instan
  3. Apabila terkena air maka lebih susah kering
  4. Mendapatkan bahan bata ringan ini susah jika tidak di toko besar
  5. Membutuhkan keahlian khusus untuk memasangnya

Alasan pertama digunakannya bata merah di Indonesia adalah karena bahan dasar pembuatannya yang mudah sehingga harganya murah. Bata merah ini bahkan bisa ditemukan dimana saja tidak harus di produsen batu besar, melainkan bisa di penjual batu kecil yang biasanya ada di desa. Menggunakan bata merah meskipun menghabiskan banyak semen namun bagunannya kokoh dan memang sejak dulu sudah menggunakan bata jenis ini sehingga sampai kini pun tetap digunakan. Perbandingan bata merah dengan bata ringan yang paling mencolok yakni harga, bentuk, dan juga material penyusunnya. Nah, menurut anda batu bata mana yang cocok digunakan untuk hunian rumah anda?

informasi terkini mengenai pengerjaan plester, sebaiknya untuk menghemat waktu dan biaya anda dapat membeli mesin di jual mesin plester dengan alamat website sebagai berikut www.mesinplester.com